Tampilan Tujuh Segmen (Seven Segment Display)

Pendahuluan

Tampilan angka yang terdapat pada peralatan musik, video, dan peralatan elektronika lainnya pada dasarnya memanfaatkan satu atau lebih indikator tujuh segmen. Contoh dari indikator tujuh segmen tunggal ditunjukkan pada gambar di bawah ini.

Tampilan tujuh segmen ini merupakan contoh penerapan dari bilangan Binary Coded Decimal (BCD). Segmen-segmen pada indikator tujuh segmen biasanya diterangi dengan dioda pemancar cahaya (Light Emiting Dioda, LED) atau perangkat optik sejenis dengan kombinasi aktif atau tidak aktif. Segmen diterangi sesuai dengan tabel seperti ditunjukkan pada gambar di bawah ini. Angka 1 menunjukkan bahwa segmen diaktifkan (nyala) dan angka 0 menunjukkan bahwa segmen tersebut dimatikan (tidak nyala).

Contoh Penggunaan Tampilan Tujuh Segmen

Bilangan-bilangan pada sistem mikroprosesor yang mengendalikan tampilan pada dasarnya disimpan dalam format biner, atau sering disebut dengan binary coded decimal (BCD.). Sebagai contoh jika kita akan menampilkan bilangan 111010102 sebagai bilangan desimal pada tampilan tujuh segmen. Ini menyatakan bilangan desimal 234, yang memerlukan tiga buah penampil tujuh segmen.

Mikroprosesor pertama-tama membagi masukan dengan 100 dan dalam kasus ini diperoleh hasil 2 dengan sisa 34. Hal ini dapat dilakukan secara langsung pada bilangan biner itu sendiri melalui urutan operasi dalam bahasa assembly dari mikroprosesor tanpa terlebih dahulu mengkonversikannya menjadi bilangan desimal. Hasil 2 = 00102 kemudia didekode menggunakan aturan seperti gambar 2, memberikan pola bit 1101101 yang ditempatkan pada tampilan ratusan.

Sisa hasil bagi 34 kemudian dibagi dengan 10 dan menghasilkan 3 dengan sisa akhir. Bilangan 3 = 00112 dan kemudian ini dapat ditampilkan pada tampilan puluhanan sebagai pola 1111001. Terakhir, 4 = 01002, yang memenuhi tampilan dengan pola 0110011.

Tampilan tujuh segmen dalam contoh di atas ditunjukkan pada gambar di bawah ini.

Perhatikan bahwa sebelum proses decoding untuk ditampilkan, oleh pembagian berturut-turut oleh 100 dan 10, bilangan telah diubah menjadi digit terpisah BCD. Sirkuit terpadu tersedia yang mengkonversi BCD secara langsungke dalam pola bit untuk ditampilkan. Oleh karena itu pola bit keluaran mikroprosesor dapat dipilih menjadi BCD. Dalam hal ini memiliki keuntungan bahwa lebih sedikit pin yang diperlukan pada mikroprosesor untuk mengoperasikan layar.

You May Also Like

About the Author: Webagus

webagus.id adalah website yang menyajikan berbagai artikel dari berbagai bidang ilmu. Melalui slogannya "Saluran Artikel Bagus" website webagus.id berusaha menyajikan artikel-artikel bagus dari berbagai sumber.

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *